Home / Uncategorized / 2 Pengedar Diringkus Polisi Serta Sita 5.048 Butir pil Koplo

2 Pengedar Diringkus Polisi Serta Sita 5.048 Butir pil Koplo

2 Pengedar Diringkus Polisi Serta Sita 5.048 Butir pil Koplo – Peredaran pil koplo di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, jadi lebih membuat resah. Dua pengedar sukses ditangkap. Dari keduanya, polisi mengambil barang untuk bukti 5. 048 butir pil koplo dalam 1 jam.

Ke dua pengedar Wintoko (22) serta Samsul Wahab (39), menjadi warga Petung, kecamatan Penajam, ditangkap Kamis tempo hari. Penangkapan berasal dari warga, yg resah maraknya peredaran pil koplo.

Polisi bergerak cepat laksanakan penyelidikan, sampai menghadap ke Wintoko, yg di tangkap terlebih dulu, sekira waktu 12. 00 WITA. Dari tangannya, diambil salah satunya 48 butir pil koplo, telpon selular, serta duit tunai Rp 208. 000. Dikira dia lagi tengah tunggu pelanggan.

” Dia ini kami tangkap saat lagi tengah ditepi jalan, ” kata Kasat Reserse Narkoba Polres PPU Iptu Tri Riswanto dilakukan konfirmasi merdeka. com, Jumat (15/12) malam.

Dari hasil interogasi kepada Wintoko, Kepolisian senantiasa bergerak cepat, memburu pensuplai 48 butir pil koplo dari tangan Wintoko. Satu jam lantas, seputar waktu 13. 00 WITA, penyelidikan menghadap terhadap warga Petung yang lain, Samsul Wahab.

” Samsul ini juga kami amankan saat ditepi jalan juga. Lantas, kami bawa ke tempat tinggalnya, ” kata Tri.

Dirumah Samsul, dalam penggeledahan, petugas menemukannya 5 bungkus pil koplo yg disimpan dalam kantong plastik. Tiap-tiap bungkus memuat 1. 000 butir pil koplo.

” Ya, dalam 1 jam kami amankan 5 ribu butir itu. Jadi keseluruhan ada 5. 048 butir pil koplo yg kami amankan, ” jelas Tri.

” Sedikit beda dari persoalan pil koplo terlebih dahulu, pil koplo kesempatan ini dipasarkan Rp 10 ribu per 4 butirnya. Apabila terlebih dahulu kan Rp 10 ribu per 3 butir, ” makin Tri.

Di Mapolres PPU, beberapa ribu pil koplo itu didapati datang dari Samarinda, ibu kota propinsi Kalimantan Timur.

” Persoalan ini senantiasa kami kembangkan, lebih-lebih lagi mendekati th. baru. Yg terang, kami senantiasa tekan penjualan obat terlarang serta narkoba, menyingkap penjual serta bandarnya, ” demikianlah Tri.

Ke dua terduga pengedar waktu ini meringkuk di penjara Polres PPU. Penyidik menjeratnya dengan Undang-undang No 36/2014 Perihal Kesehatan.

About admin