Home / Uncategorized / Akibat Mengedarkan SabuSabu Seberat 22 Kg Tersangka Di Hukum Mati

Akibat Mengedarkan SabuSabu Seberat 22 Kg Tersangka Di Hukum Mati

Akibat Mengedarkan SabuSabu Seberat 22 Kg Tersangka Di Hukum Mati – Hadi Sunaryo, dengan kata lain Yoyok (40) cuma dapat tertunduk lesu sesudah majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menjatuhkan vonis mati karena dia dapat dibuktikan mengedarkan narkoba type sabu seberat 22 kg (kg).

Ketua majelis hakim, Harijanto dalam amar putusannya mengatakan, terdakwa dengan memberikan keyakinan bersalah karna bermufakat jahat dalam soal jual beli narkoba. Perbuatan terdakwa tidak mematuhi Pasal 114 ayat (2) UU Narkotika.

Dalam sidang yang di gelar di ruangan Kartika I itu, Yoyok dapat dibuktikan mengatur transaksi narkoba lewat komunikasi telepon waktu mendekam di Instansi Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan.

” Terdakwa mengedarkan barang narkoba itu lewat rekannya, Tri Diah Torrisiah dengan kata lain Susi, yang ditahan di Tempat tinggal Tahanan (Rutan) Kelas I Surabaya di Medaeng, Sidoarjo, ” tuturnya, Rabu (27/9/2017).

Dalam sidang tersingkap, Susi serta Yoyok pernah berpacaran. Bahkan juga, Susi sempat berkunjung ke terdakwa di Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah (Jateng). Tidak berhenti disitu, komunikasi itu selalu berlanjut sampai Susi dipenjara dalam perkara dalam perkara obat-obatan terlarang.

Pada April 2015, Yoyok memohon Susi mencarikan orang yang dapat bertindak jadi kurir narkoba.

Susi lalu menghubungi Aiptu Abdul Indah, anggota Kepolisian Bidang (Polsek) Sedati, Sidoarjo. ” Tawaran Susi itu disanggupi Indah serta istri sirrinya, Indri Rachmawati, ” ungkap Harijanto.

Pada Juni 2015, Indah serta Indri Rachmawati di tangkap anggota Unit Reserse Narkoba Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya di kontrakannya di Sedati, Sidoarjo.

Keseluruhan tanda bukti yang berhasil diamankan yaitu 22 kg sabu-sabu. Barang haram itu adalah sisi dari punya Yoyok yang seberat 50 kg. Vonis mati pada Yoyok itu sama juga dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, Putu Gusti Karmawan.

Atas putusan majelis hakim, Yoyok yang waktu sidang kenakan kaus kuning berbalut rompi tahanan warna merah juga akan memajukan banding.

Terlebih dulu, Indah serta Indri telah melakukan persidangan serta oleh majelis hakim juga divonis mati. Atas putusan itu, ke-2 terdakwa memajukan banding. Sekarang ini, perkaranya telah di meja Mahkamah Agung (MA).

” Usaha banding dikerjakan karna kami berasumsi jaksa tidak dapat menunjukkan perbuatan terdakwa. Salah satunya, tidak ada kepastian masalah benar atau tidaknya penelpon waktu transaksi yaitu nada clientnya, ” tutur kuasa hukum terdakwa Didi Sungkono.

About admin