Home / Uncategorized / Dua Orang Remaja Di Cianjur Tewas Akibat Miras Oplosan

Dua Orang Remaja Di Cianjur Tewas Akibat Miras Oplosan

Dua Orang Remaja Di Cianjur Tewas Akibat Miras OplosanĀ  – Dua remaja Cianjur, Yoga Renaldi (18) , serta Mohamad Apuan (17) , tewas sesudah menenggak minuman keras (miras) oplosan. Sedangkan seseorang remaja yang lain, Dani (16) , krusial serta dalam perawatan intensif di RSUD Cianjur.

Info yang didapat mengatakan, dari info sesaat dokter RSUD Cianjur hasil kontrol luar serta laboratorium pada cairan lambung, ke dua korban wafat Yoga serta M Apuan, dikira keracunan alkohol. Korban Yoga, Apuan, serta Dani ikut serta pesta miras pada Minggu 22 Oktober 2017 waktu 12. 00 WIB, dengan Puji, Arya, serta Dimas dimuka warung punya Puji, Desa Hegarmanah, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur.

Mereka menenggak miras oplosan yang diracik sendiri, berbentuk botol kecil alkohol murni 70% ditambah tiga saset minuman suplemen, serta air mineral. Semua bahan itu dimasukan kedalam baskom kecil, lalu diminum saling bersama.

Selesai pesta itu ke-6 remaja belum juga suka, mereka meneruskan pesta miras oplosan pada Senin 23 Oktober 2017 waktu 16. 00 WIB, ditempat sama. Mereka kembali berkumpul serta menenggak miras oplosan empat alkohol murni 70%, tiga saset minuman suplemen, serta air mineral. Belum juga suka juga, keenan remaja barusan kembali pesta miras oplosan dimuka warung pada Senin 23 Oktober 2017 waktu 19. 30 WIB.

” Pada Selasa 24 Oktober 2017, ke-6 remaja itu semasing rasakan akibatnya karena minuman itu. Keluarga lalu membawa mereka ke rumah sakit. Pada Rabu 26 Oktober 2017, sekitaran waktu 04. 00 WIB, Yoga serta M Apuan wafat dunia di RSUD Cianjur serta Dani krusial, ” kata Kabid Humas Polda Jawa barat Kombes Pol Yusri Yunus lewat pesan singkat Rabu (25/10/2017) .

Keluarga korban Yoga, warga Kampung Bunar RT 01/01, Desa Hegarmanah, Kecamatan Bojongpicung, Cianjur serta M Apuan, warga Kampung Haurwangi RT 4/5, Desa/Kecamatan Haurwangi, Cianjur, menampik autopsi. Pihak keluarga sudah buat surat info penolakan autopsi diatas materai serta beranggap kematian korban jadi musibah.

” Sedangkan korban Dani, warga Haurwangi, masih tetap krusial serta dalam perawtan intensif di RSUD Cianjur. Berdasarkan info beberapa korban yang selamat, mereka cuma pingin mabuk, suka-senang, ” tutur Yusri.

About