Home / Berita Umum / Gerindra Menilai Tak Pantas Ngabalin Pada Amin Rais

Gerindra Menilai Tak Pantas Ngabalin Pada Amin Rais

Gerindra Menilai Tak Pantas Ngabalin Pada Amin Rais – Tenaga Pakar Kedeputian IV KSP Ali Mochtar Ngabalin melemparkan pengakuan tendensius pada Amien Rais. Dia menyebutkan omongan Amien seperti ‘comberan’. Gerindra menilainya tidak sepantasnya Ngabalin berujar demikian pada Amien Rais.

Anggota Tubuh Komunikasi DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade menyampaikan, perkataan Ngabalin pada Amien tidak mencerminkan tempat dianya menjadi tenaga pakar Istana. Diluar itu, Ngabalin juga dipandang tidak mempunyai sikap sopan santun dalam berpolitik.

” Kami mengharap pada semua politisi, baik di Pak Jokowi ataupun Pak Prabowo kita memakai beberapa kata santun. Jangan pernah kita memakai kalimat-kalimat diksi yang dapat memancing kekisruhan di dalam penduduk, ” kata Andre, Rabu (8/8/2018).

” Pak Ngabalin menjadi tenaga pakar Istana Presiden bahkan juga dapat disebutlah juru bicaranya Pak Jokowi atau die hard Pak Jokowi, tolong janganlah memakai diksi seperti Pak Amien comberan itu kan tidak patut. Bagaimanapun kan Pak Amien tokoh bangsa, lokomotif reformasi, orangtua kita. Jangan pernah untuk membela Pak Jokowi memakai diksi-diksi yang dapat memprovokasi, ” lanjutnya.

Andre menyangka, perkataan tidak patut Ngabalin itu menjadi dampak dari penyataan Jokowi yang memancing reaksi waktu Rapat Umum Relawan di SICC, Sentul, Bogor pada Sabtu (4/8) kemarin. Ngabalin dinilai dipengaruhi serta terhasut untuk lakukan ‘serangan’ pada pihak oposisi Jokowi.

” Saya takut Pak Ngabalin terpancing karena pengakuan Pak Jokowi di Sentul ya. Dampaknya demikian. Pak Jokowi katakan di Sentul mesti berantem juga berani, sama kalaupun dibawa tidak bisa takut. Mungkin saja ini karena Pak Jokowi pada akhirnya Pak Ngabalin ngomongnya tendensius serta jadinya hasutan. Ini hal yang saya kuatirkan. Pak Jokowi tidak memberi contoh yang baik jadi Pak Ngabalin berikut, ” kata Andre.

Perkataan masalah ‘comberan’ itu terlontar waktu Ngabalin memohon PAN tidak masuk ke konsolidasi simpatisan Jokowi di Pemilihan presiden 2019. Ngabalin mengungkit figur Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais yang sering mengkritik Jokowi.

” Dari pertama kan seperti Pak Amien Rais, ngomongnya seperti comberan. Hari-hari maki orang, hari-hari mengatakan tidak sebaiknya Jokowi, tidak sebaiknya pemerintah. Kalaupun Anda ucap pemerintah itu tidak benar, bermakna Anda kirim orang salah. Kan pemerintahan itu ada wakilnya PAN. Jadi telah deh tidak perlu, ” tutur Ngabalin di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (7/8).

About admin