Home / Berita Umum / Polisi Amankan Pengedar 35 Ribu Pil Dobel L ke Kaum Milenial di Jombang

Polisi Amankan Pengedar 35 Ribu Pil Dobel L ke Kaum Milenial di Jombang

Polisi Amankan Pengedar 35 Ribu Pil Dobel L ke Kaum Milenial di Jombang – Sekitar 35. 481 butir pil dobel L diambil dari bandar narkoba di Kabupaten Jombang. Pil koplo berharga beberapa puluh juta rupiah itu rupanya dapat disebarkan ke kelompok milenial Kota Santri.

Kasatreskoba Polres Jombang AKP Mukid menyampaikan, bandar besar pil koplo ditangkap bermula dari penangkapan Feri Efendi (19) , pengedar kelas teri di Jalan Desa Pandanwangi, Kecamatan Diwek. Buruh pabrik asal Desa Ngayun, Plandaan, Jombang ini didapati membawa 19 butir pil koplo.

Terhadap polisi, Feri akui dapatkan pil koplo itu dari Supriyono (38) , penduduk Desa Puri Semanding, Plandaan, Jombang. Petugas lantas menggerebek Supriyono di tempat tinggalnya.

” Dari penangkapan terduga Supriyono kami sita pil dobel L sekitar 2. 442 butir serta uang hasil penjualan Rp 1, 2 juta, ” kata Mukid kala dihubungi, Rabu (24/4/2019) .

Tidak suka menangkap ke-2 terduga, lanjut Mukid, pihaknya mengincar pengedar yang lain. Hasilnya, petugas menangkap Roby Sagita (34) dalam tempat persembunyiannya Desa Bedahlawak, Tembelang, Jombang, Selasa (23/4) kira-kira jam 07. 00 WIB.

Tukang servis motor asal Desa Rejoagung, Ploso, Jombang ini nyatanya menaruh 1. 020 butir pil dobel L. Uang hasil transaksi dengan konsumen Rp 600 ribu turut diambil polisi.

” Terduga akui dapatkan pil dobel L dari seseorang bandar. Kala itu pun kami buru bandarnya, ” jelas Mukid.

Kira-kira satu jam sehabis menangkap Roby, polisi sukses tangkap seseorang bandar besar pil dobel L. Bandar itu ialah Anggit Frestian (30) , penduduk Desa Sidowarek, Ngoro, Jombang. Terduga diringkus kala bersembunyi dalam suatu rumah di Desa Sukoiber, Gudo, Jombang.

” Dari penangkapan Anggit, kami dapatkan 32 bungkus pil dobel L. Tiap-tiap bungkus berisi seribu butir, totalnya 32 ribu butir, dan uang Rp 870 ribu, ” papar Mukid.

Dengan demikian, 35. 481 butir pil dobel L diambil dari ke empat terduga. Mereka dijaring dengan kasus 196 UU RI No 36 tahun 2009 mengenai Kesehatan. Hukuman penjara paling lama 10 tahun mengharap banyak terduga.

” Beberapa puluh ribu pil dobel L itu dapat disebarkan ke kelompok muda atau golongan milenial di Kabupaten Jombang. Alhamdulillah sukses kami hindari, ” tandas Mukid.

About admin