Salah Satu RUU KUHP Terkait Pelebaran Arti Perkosaan

Salah Satu RUU KUHP Terkait Pelebaran Arti Perkosaan – Tidak lama RUU KUHP bakal disahkan oleh DPR. Ada satu diantaranya clausal yg berisi bab Kekerasan Seksual, salah satunya terkait pelebaran arti perkosaan, yakni sex oral serta sex anal terhitung dalam arti perkosaan.

Berdasar draf RUU KUHP paling akhir, Kamis (29/8/2019), Bab Ke-tiga yakni bab Perkosaan. Pemerkosaan di artikan jadi:

Tiap orang yg dengan kekerasan atau ultimatum kekerasan memaksakan satu orang bersetubuh dengannya.

Arti perkosaan dalam RUU KUHP pada akhirnya alami perubahan, yakni dapat dikerjakan oleh suami ke istrinya/perkosaan di dalam rumah tangga.

“Dipidana lantaran kerjakan perkosaan, dengan pidana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun,” demikian ultimatum ke pemerkosa dalam RUU KUHP.

Sex oral salah satunya praktik sex yg memakai mulut untuk mestimulasi alat kelamin baik pria ataupun wanita. Walau demikian praktik ini dirasa tak umum oleh kebanyakan orang.