Tak Ada Olah Raga Yang Percuma

Tak Ada Olah Raga Yang Percuma – Beberapa orang pernah alami berolahraga mati-matian, namun akhirnya senantiasa tak memuaskan. Penelitian perlihatkan, itu bukanlah bermakna olahraganya percuma tetapi memanglah belum optimal.

Sampai kini, berkembang mitos kalau ada beberapa orang yg tidak mempunyai ‘bakat’ berolahraga. Artinya, sekeras apa pun mereka mengerjakan olahraga akhirnya tak pernah memuaskan.

Satu kajian terakhir di Journal of Physiology menyatakan kalau mitos itu tak benar. Tak ada berolahraga yang percuma, kalopun akhirnya tak nampak bermakna memanglah porsinya butuh ditambAah.

Ya, menurut kajian ini, hasil yang didapat dari berolahraga pada beberapa orang punya sifat ‘dose dependent’ atau bergantung takaran. Artinya seandainya takaran atau jumlah berolahraga yang sama pada beberapa orang spesifik dapat memberi hasil berlainan.

Ini dibuktikan dalam satu uji coba yang melibatkan 78 orang dewasa sehat. Mereka dibagi jadi 5 group, semasing beroleh program berolahraga dengan durasi yang berlainan sepanjang 6 minggu.

Diakhir periode, ada beberapa partisipan yg tidak memperlihatkan ada pergantian. Pada group ini, beberapa ilmuwan lantas memberi jumlah penambahan. Jika awal mulanya cuma 60 menit setiap minggu contohnya, porsinya ditingkatkan 3 jam setiap minggu. Demikian pula yang awal mulanya 3 jam setiap minggu, jadi 9 jam setiap minggu.

Akhirnya memuaskan. Partisipan yang awal mulanya terlihat tak memperlihatkan tanggapan pada program berolahraga yang dilakukan, sesudah beroleh jumlah penambahan pada akhirnya alami penambahan power atau kemampuan serta kesehatan kardiovaskular.

” Ini memperlihatkan kalau berolahraga punya sifat ‘dose-dependent’, artinya seandainya badan tak merespons mungkin saja Anda sekedar perlu melaksanakan lebih. Pastinya tidaklah sampai titik yang sangat mungkin untuk alami cedera, ” catat peneliti, dilansir dari Sciencealert.