Tenggelamnya KM Nusa Kenari 2 Tewas 5 Masih Hilang

Tenggelamnya KM Nusa Kenari 2 Tewas 5 Masih Hilang – Dua penumpang diberitakan wafat serta lima orang dikatakan hilang waktu tenggelamnya Kapal Motor atau KM Nusa Kenari di Tanjung Margeta, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/6).

Kapolres Alor, Nusa Tenggara Timur, AKBP, Patar Silalahi, menyebutkan penyidik Reskrim Polres Alor sekarang ini tengah mengecek empat anak buah kapal (ABK) buat tahu pemicu KM Nusa Kenari terbenam.

“Kami melakukan kontrol pada empat ABK buat membuka pemicu berlangsungnya momen tenggelamnya KM Nusa Kenari 02 pada Sabtu (15/6) jam 05.00 wita,” kata AKBP Patar Silalahi saat dihubungi Di antara dari Kupang, Minggu.

Empat ABK yang dicheck yakni mereka yang sukses diselamatkan team SAR waktu kapal yang mengangkat 52 penumpang itu terbenam.

Mereka yang dicheck yakni Nahkoda Kapal Nusa Kenari 02, Piterson Plaituka (30) dan tiga anak buah kapal terdiri dalam Yupiter Mukola (21), Nuku Malaikosa (22) serta Penitus Karplai (18).

Kepolisian, katanya, belum tahu pemicu tenggelamnya KM Nusa Kenari yang sebabkan dua penumpang wafat serta lima masih dikatakan hilang.

“Kami masih mengorek info dari ke-4 ABK itu buat tahu dengan persis pemicu berlangsungnya kecelakaan kapal itu,” kata Patar.

Dia menegaskan masalah tengelamnya KM Nusa Kenari punya pemerintah Kabupaten Alor bakal diolah dengan selesai sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku.

Team Pelacakan serta Pertolongan (SAR) awal mulanya udah selamatkan 45 dari 52 penumpang KM Nusa Kenari 02 yang terbenam di Tanjung Margeta, Kabupaten Alor.

“Jumlahnya penumpang Kapal Motor Nusa Kenari sekitar 52 orang, dan yang sukses diselamatkan dalam momen ini sekitar 45 orang,” kata petugas SAR Alor, Hamka, Sabtu.

Dua penumpang kapal itu diketemukan dalam kondisi wafat.

Team SAR kombinasi yang mencakup aparat Kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Tubuh Penanggulangan Tragedi Wilayah, Syahbandar Kalabahi, dan pemda, menurutnya, masih meneruskan usaha buat menemukannya lima penumpang KM Nusa Kenari yang belum diketemukan.

“Kami masih mengerjakan pelacakan pada lima korban yang belum diketemukan itu. Pelacakan masih diutamakan di area peristiwa,” kata Hamka.

Dia menyampaikan KM Nusa Kenari 02 yang dinakhodai oleh Piterson P (30) alami kecelakaan dalam perjalanan dari Kalabahi ke arah Pureman.

Menurutnya, angin kencang mencakup perairan di Tanjung Margeta, kurang lebih 30 mil laut dari Kota Kalabahi, sampai-sampai sebabkan arus jadi benar-benar kuat serta gelombang tinggi.