Home / Berita Umum / Terlibat Penyalahgunaan Narkoba, 25 Anggota Polisi Jalani Rehabilitasi di RS Semarang

Terlibat Penyalahgunaan Narkoba, 25 Anggota Polisi Jalani Rehabilitasi di RS Semarang

Terlibat Penyalahgunaan Narkoba, 25 Anggota Polisi Jalani Rehabilitasi di RS Semarang – Sekitar 25 anggota polisi dibawa ke RS Bhayangkara Prof Awaloedin Djamin Semarang. Mereka akan melakukan rehabilitasi lantaran berperan penyalahgunaan narkoba.

Kabid Propam Polda Jateng, Kombes Pol Jamal Farti, menyampaikan banyak polisi itu adalah rombongan gelombang ke-5 dari polisi yg menyalahgunakan narkoba. Mereka anggota yg bekerja di Polres Banyumas, Polres Cilacap, Polres Kendal, Polrestabes Semarang, Polres Salatiga, Polres Jepara, Polres Blora, Polres Kudus, serta Satker Polda Jateng.

“Program ‘Kupeduli Narkoba’ ini adalah hukuman pembinaan serta perawatan terintegrasi anggota deretan Polda Jateng yg berperan narkoba. Ini udah gelombang ke-5,” kata Farti selesai memberikan instruksi di RS Bhayangkara Semarang, Kamis (2/5/2019).

Beberapa puluh polisi itu akan melakukan rehabilitasi saat 2 minggu. Sesudah itu akan dilaksanakan pelajari pascarehabilitasi tiap tiga bulan. Menurut Farti, dari pengalaman yg ada polisi yg udah direhab tdk ada yg kembali menyalahgunakan narkoba.

“Sehabis dikembalikan ke Satker atau Polres akan diawasi. Hasil pelajari hingga sampai sekarang belumlah ada anggota yg sempat turut rehabilitasi itu kembali gunakan narkoba,” papar Farti.

Kepala RS Bhayangkara Prof Awaloedin Djamin Semarang, Kombes Pol I Gusti Gede Andika, memaparkan jika sebelum rehabilitasi banyak anggota itu lakukan tes kesehatan serta assessment.

“Kalaupun ada yg menanggung derita sakit menahun atau serius jadi kami pisahkan serta kasih terapis penyembuhan dahulu,” kata Andika.

Saat rehabilitasi, mereka akan melakukan konseling oleh dokter spesialis. Diluar itu pula menggandeng spesialis kejiwaan serta Tubuh Narkotika Nasional Propinsi Jawa Tengah.

“Konseling dengan menyertakan dokter spesialis jiwa di RS Bhayangkara, pula menyertakan dokter spesialis dari BNNP. Buat gelombang ke-5 ini kami juga kasih oksigen Hiperbarik terhadap pasien rehabilitasi,” jelas Andika.

About admin