Home / Berita Umum / TKW Asal Indonesia Dipenjara Akibat Siram Anak Majikan Dengan Minyak

TKW Asal Indonesia Dipenjara Akibat Siram Anak Majikan Dengan Minyak

TKW Asal Indonesia Dipenjara Akibat Siram Anak Majikan Dengan Minyak – Seseorang asisten rumah tangga asal Indonesia divonis hukuman penjara setahun di Singapura atas tuduhan penganiayaan. Wanita bernama Sugianti itu dihukum karena menyiram anak majikannya dengan minyak panas dari penggorengan.

Wakil Jaksa Penuntut Umum Chong Kee En mengungkap peristiwa berlangsung di satu flat di Bukit Panjang pada 15 Februari kemarin. Berawal waktu Sugianti memarahi anak lelaki majikannya berumur 14 th. karena menumpahkan cairan pembersih lantai sampai mengakibatkan anak majikannya yang beda jatuh dua hari terlebih dulu.

Tidak terima dimarahi, anak lelaki itu lalu menggulingkan satu rack diisi barang pribadi Sugianti sampai jatuh berantakan di kamar tidur. Keduanya pernah ikut serta pertikaian mulut.

Sugianti yang waktu itu tengah memasak, selalu memarahi bocah lelaki itu hingga mengakibatkan si anak melakukan tindakan nekat dengan tutup mulut Sugianti serta menjambak rambutnya supaya berhenti mengomel.

Sugianti terperanjat diperlakukan sekian serta meneror anak lelaki itu dengan penggorengan. Dia juga menyebut bocah itu dengan sebutan ‘anak setan’ yang segera dibalas oleh anak itu dengan cakaran di muka. Terlanjur jengkel, Sugianti juga menyiramkan minyak panas ke anak itu sampai tentang lengan serta kakinya.

Baik Sugianti ataupun anak lelaki itu keduanya sama terima perawatan medis atas luka yang dihadapi. Sugianti dibawa ke Tempat tinggal Sakit Umum Changi karna sakit dibagian kepala serta luka cakar dibagian bawah mata kanannya. Sedang anak lelaki itu terima perawatan karena luka bakar di tungkai bawah serta lengan kanannya.

Hakim Distrik, Hamidah Ibrahim, mengungkap kalau hukuman itu dijatuhkan karna Sugianti mengakibatkan korban terluka dengan satu zat yang dipanaskan. Hal tersebut yang memberatkan hukumannya dalam masalah ini. Hamidah juga menjelaskan kalau semestinya Sugianti merampungkan problem dengan korban dengan kekeluargaan, tanpa ada bertindak berlebihan.

Kuasa hukum Sugianti, Nasser Ismail, mohon maaf atas aksi yang dikerjakan clientnya. Pada hakim, Nasser menerangkan kalau wanita 34 th. sering terima pelecahan verbal dari korban yang temperamental serta miliki badan semakin besar darinya hingga tidak dapat sekali lagi menahan kekesalannya.

” Sugianti lihat ada perubahan riil dari tingkah laku korban sepanjang sebagian bln. dia bekerja disana. Anak lelaki itu jadi pemberontak serta tidak berkemanusiaan. Dia juga seringkali berkelahi dengan ibunya, ” kata Nasser, diambil dari situs Straits Times, Jumat (15/12).

Vonis pada Sugianti dijatuhkan pada 5 Oktober kemarin. Hukuman Sugianti tambah lebih enteng dari tuntutan sebab dia dapat saja dijatuhi hukuman penjara tujuh th. atau dikenai denda.

About admin