Tsunami Di Perairan Selat Sunda 164 Orang Wafat

Tsunami Di Perairan Selat Sunda 164 Orang Wafat – Tsunami di perairan Selat Sunda menggunakan banyak korban, daerah yang sangat terdampak merupakan Pandeglang. Sampai sekarang ini, terdaftar ada 164 orang wafat karena tsunami itu.

“Sejumlah 164 orang wafat, 624 orang luka-luka, 2 orang hilang di Pandeglang,” papar Kepala Pusat Data Info serta Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam info terdaftar yang di terima detikcom, Minggu (23/12/2018).

Disamping itu, untuk rusaknya fisik, terdaftar ada 446 rumah rusak, serta 9 hotel ikut rusak. Daerah yang teerkena resiko tsunami itu di Pandeglang ada 10 kecamatan.

“Rusaknya fisik mencakup 446 rumah rusak, 9 hotel rusak, 60 warung rusak, 350 unit kapal serta perahu rusak, dan 73 kendaraan rusak. Daerah yang terserang resiko ada di 10 kecamatan. Area yang banyak diketemukan korban merupakan di Hotel Mutiara Carita Cottage, Hotel Tanjung Lesung, serta Kampung Sambolo,” ujarnya.

Tidak hanya itu menurut BPBD Pandeglang, ada 3.050 orang mengungsi di lokasi ini. Beberapa korban mengungsi ke kecamatan paling dekat dari wilayahnya yang mengenai resiko tsunami.

Tsunami di Selat Sunda itu berlangsung pada Sabtu malam (22/12) waktu 21.15 WIB. Minimal ada 4 kabupaten yang terdampak tsunami di Propinsi Banten serta Lampung.

Sesaat ini jumlahnya korban wafat keseluruhannya ada 222 orang, 843 luka-luka, serta 28 yang lain masih tetap hilang. Tsunami dikira karena longsoran Gunung Anak Krakatau.