Home / Uncategorized / Usai Bunuh Sopir Taxi Online,Cipto Merengek Akibat Di Hukum 19th Penjara

Usai Bunuh Sopir Taxi Online,Cipto Merengek Akibat Di Hukum 19th Penjara

Usai Bunuh Sopir Taxi Online,Cipto Merengek Akibat Di Hukum 19th Penjara – Pupus telah kemauan seseorang tukang sol sepatu memperoleh keringan hukuman dari hakim Pengadilan Negeri Surabaya. Terdakwa Cipto Roso Wiryo (23) , warga Jalan Trunojoyo VI/36 Kelurahan Pakelan, Kediri Kota, Jawa Timur, cuma dapat merengek, menangis memperoleh hukuman berat.

Persidangan yang diketuai majelis hakim Hariyanto itu memberi hukuman putusan vonis 19 th. penjara. Terdakwa itupun kembali merengek menangis. Walaupunpun vonis tersebut lebih enteng dari tuntutan yang diserahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya, Agung Rokhaniawan, dengan 20 th. penjara.

Tetapi hakim memiliki pendapat beda, menilainya, karna terdakwa mengakui tingkah lakunya itu salah, karna sudah lakukan pembunuhan pada seseorang sopir taksi on-line Grab. Hal itu jadi pertimbangan yang membantu.

Tapi, karna dari perbuatan terdakwa sudah mengikis nyawa seorang, korban yang dibunuh terdakwa seseorang sopir Grab yaitu Denny Ariessandi (37) , warga Perumahan Jaya Maspion, Desa Bangah, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur pada Kamis (23/3) dinihari.

Hakim menilainya, atas tingkah lakunya, terdakwa tidak mematuhi pasal 365 serta 340 KUH Pidana, karna sudah lakukan pencurian dengan kekerasan, mengikis nyawa orang serta ditunaikan dengan cara terencana.

” Dengan ini menyebutkan, mengambil keputusan terdakwa Cipto Roso Wiryo dihukum 19 th. penjara, ” kata hakim yang memimpin persidangan Hariyanto, dalam bacaan amar putusan, Kamis (23/11) .

Masalah pembunuhan itu bermula dari waktu Cipto Roso Wiryo dengan rekannya yaitu Khoirul pergi dari Kediri pada Rabu (22/3) sekitaran jam 11. 00 WIB. Saat tiba di Terminal Purabaya sekitaran jam 14. 00 WIB, pesan taksi on-line Grab lewat hp punya Khoirul.

Dari situ, menuju ke Hotel Red Planet Jalan Arjuno yang nyatanya mengatur taktik utk lakukan rencana merampas mobil salah seseorang sopir taksi on-line Grab.

Baru besok harinya, Kamis (23/3) dinihari pesan taksi on-line lewat pelaksanaan Grab, serta datanglah satu mobil Daihatsu Xenia warna hitam dikemudikan Cipto Roso Wiryo (korban) .

Begitu mobil datang, Cipto dengan Khoirul minta diantarkan oleh korban menuju Kantor Imigrasi kelas I Tanjung Perak. Saat di dalam perjalanan tersebut, korban segera disekap dari belakang oleh Khoirul serta Cipto, lalu ditusuk berulang kali dengan pisau.

About admin